Tentu saja kegalauan setelah internsip berlanjut. sebagai orang yang santai dan minim rencana. beberapa bulan sampai beberapa minggu sebelum internsip, aku pun masih tanpa rencana yang matang. ketika ditanya, mau kemana setelah internsip. aku hanya menjawab "balik ke Jambi (kampung halamanku)." tentu saja perkiraanku disana akan kerja di Rumah Sakit, jaga IGD. tapi aku kurang persiapan, seperti informasi pelatihan apa yang dibutuhkan, bagaimana cara melamar kerjanya, persiapan jika ditolak. waktu itu, satu keyakinanku yang pasti. aku ingin balik lagi ke kampung halamanku. dengan yakinnya, aku membereskan semua barang, pindah dari kosan dan rumah tanteku, tempat selama ini aku bernaung, meninggalkan teman-teman seperantauan di ibukota. awal Juni masih bulan Ramadhan, saatnya aku 'istirahat' dulu, memperbanyak ibadah, membantu orangtua. sampai pertengahan Juni, kami sekeluarga pulang kampung ke Tebing Tinggi, Sumatera Utara. berhubung kedua orangtua sudah pensiun...
Life is like a box of chocolates. You never know what you're gonna get.